Wednesday, June 26, 2013


A. Pengertian Surat Menyurat

Buku Dasar-Dasar Kesekretariatan dan Kearsipan, mengemukakan :
Surat merupakan alat komunikasi tertulis yang efektif, sebagai bahan dokumentasi penting yang sewaktu-waktu dapat dijadikan bahan bukti tertulis.
Selanjutnya dalam buku Manajemen Sekretaris :
Surat adalah komunikasi tertulis yang berasal dari satu pihak dan ditujukan kepada pihak lain untuk menyampaikan warta atau pesan dengan menggunakan kata-kata yang bersifat umum dan jelas, dapat dimengerti maksud dan tujuannya serta tepat sasaran (Drs. Saiman, M.Si, 2002).



JENIS-JENIS SURAT

 Menurut kepentingan dan pengirimnya, surta dapat dikelompokkansebagai berikut :


A. SURAT PRIBADI
                Yaitu surat yang dikirimkan seseoarang kepada orang lain atau suatu oarganisasi/instansi. Surat lamaran termasuk surat pribadi. Atau pengertian dari surat pribadi adalah surat yang dibuat oleh seseorang yang isinya menyangkut kepentingan pribadi.

Pengertian surat pribadi adalah surat yang dibuat oleh seseorang yang isinya menyangkut kepentingan pribadi. Sedangkan yang termasuk surat pribadi adalah :
a. Surat keluarga
b. Surat lamaran pekerjaan
c. Surat perijinanSurat Keluarga
               

Surat keluarga adalah surat yang dibuat seseorang yang isinya menyangkut kepentingan pribadi atau keluarga. Surat keluarga biasanya dibuat oleh anak kepada orangtuanya karena dalam perantauan (misalnya kuliah atau bekerja di tempat yang jauh), bisa juga surat dari saudara yang satu dengan yang lain dan berlainan tempat.

Surat Lamaran Pekerjaan
                Surat lamaran pekerjaan adalah surat yang dibuat seseorang ( pelamar ) yang ditujukan kepada kantor atau perusahaan tertentu guna mendapatkan pekerjaan sesuai dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan.
Untuk membuat surat lamaran pekerjaan perlu memperhatikan tahap-tahapnya yaitu :
1. Sumber informasi
2. Pedoman penulisan
3. Lampiran yang diminta
4. Proses pengajuan surat lamaran
Sumber Informasi

Saat ini sangat banyak informasi lowongan pekerjaan yang dapat diperoleh dengan mudah dari berbagai sumber informasi tinggal bagaimana seorang pencari kerja dapat memanfaatkan berbagai sumber yang ada. Sumber informasi lowongan pekerjaan tersebut di antaranya dari :
1. Iklan Surat Kabar, Radio, Televisi atau Internet
2. Pengumuman yang berasal dari kantor/perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja
3. Pengumuman dari DEPNAKER
4. Pegawai kantor atau perusahaan, dan sebagainya


Pedoman Penulisan Surat Lamaran
1. Surat lamaran dapat ditulis tangan oleh pelamar dengan kertas folio bergaris tetapi tidak boleh pada halaman bolak-balik atau diketik dengan kualitas kertas yang baik (HVS minimal 60 gram) dengan jarak baris 1,5 spasi.
Pada bagian tanda tangan surat lamaran seringkali suatu kantor khususnya kantor pemerintah menghendaki perlunya dibubuhi materai.
2. Isi surat lamaran terdiri dari :
a. Tempat dan tanggal surat
b. Alamat surat
c. Perihal
d. Salam pembuka
e. Kalimat pembuka
f. Data pribadi dan Data lampiran
h. Kalimat penutup
i. Kata penutup
j. Tanda tangan dan nama jelas
k. Materai jika diminta


Lampiran surat lamaran disesuaikan dengan permintaan dari sumber informasi dan penyusunannya diurutkan kecuali untuk pas foto dan foto copy bisa diletakkan di atas susunan lamaran, bisa juga pelamar menambahkan persyaratan lain yang sifatnya melengkapi syarat yang sudah ada agar lebih bisa menjadi bahan pertimbangan.
Apabila sumber informasi lowongan kerja tidak mencantumkan/meminta syarat secara lengkap biasanya pelamar melengkapi surat lamarannya dengan melampirkan :
1. Daftar Riwayat Hidup
2. Foto Copy Ijasah
3. Foto Copy KTP dan
4. Pas foto
Surat Perijinan
                Surat Perijinan adalah surat yang ditulis seseorang yang isinya menyangkut permohonan ijin kepada pihak tertentu untuk mendapatkan ijin yang dimaksudkan.
Selain surat bersifat pribadi kepada instansi atau kantor tempat kerja seseorang, surat ijin juga diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pihak pihak tertentu apabila seseorang atau sebuah keluarga ingin mengadakan suatu kegiatan atau keramaian di masyarakat hal ini dimaksudkan agar jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pihak tersebut bisa ikut bertanggung jawab.
Contoh :
1. Surat ijin untuk tidak masuk kerja / sekolah
2. Surat ijin untuk mengadakan keramaian / hajatan kepada RT atau Lurah dan sebagainya


B. SURAT RESMI
                Adalah surat yang disampaikan oleh suatu instansi/lembaga kepada seseorang atau lembaga/instansi lainnya.


Serat resmi (surat dinas) terbagi atas beberapa bagian, yaitu:
1. Surat dinas pemerintah, yaitu surat resmi yang digunakan instansi pemerintah untuk kepentingan adminiustrasi pemerintahan.
2. Surta niaga, yaitu surat resmi yang dipergunakan oleh perusahaan atau badan usaha.
3. Surta sosial, yaitu surat resmi yanng dipergunakan oleh organisasi kemasyarakatan yang bersifat nirlaba ( nonprofit).


Bagian-bagian surat resmi:
1. Kepala/kop surat, terdiri dari
- Nama instansi/lembaga, ditulis dengan huruf kapital/huruf besar
- Alamat instansi/lembaga, ditulis dengan variasi huruf besar dan kecil
- Logo instansi/lembaga
2. Nomor surat, yakni urutan surat yang dikirimkan
3. Lampiran, berisi lembaran lain yang disertakan selain surat
4. Hal, berupa garis besar isi surat
5. Tanggal surat (penulisan di sebelah kanan sejajar dengan nomor surat)
6. Alamat yang dituju (jangan gunakan kata kepada)
7. Pembuka/salam pembuka (diakhiri tanda koma)
8. Isi surat
(-Uraian isi berupa uraian hari, tanggal, waktu, tempat, dan sebagainya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali penulisan berdasarkan ejaan yang disempurnakan (EYD) haruslah menyesuaikan).
9. Penutup surat
10. Penutup surat, berisi
- salam penutup
- jabatan
- tanda tangan
- nama (biasanya disertai nomor induk pegawai atau NIP)
11. tembusan surat, berupa penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya suatu kegiatan.



C. SURAT NIAGA
                Surat Niaga adalah surat yang isinya berhubungan dengan kepentingan-kepentingan perniagaan.
Jenis Surat Niaga antara lain:
Surat penawaran barang
Surat permintaan barang
Surat permintan penawaran barang
Surat pemesanan
Surat klaim (tuntutan ganti rugi)
Surat pengantar barang
Surat perjanjian (jual beli, kontrak, sewa menyewa, kerja sama, dsb)


CURRICULUM VITAE
Pengertian Dan Contoh
Riwayat hidup adalah catatan singkat tengatang gambaran diri seseorang. Selain berisi data pribadi, gambaran diri itu paling tidak harus di isi keterangan tentang pendidikan atau keahlian dan pengalaman. Dengan data itu riwayat hidup akan memberikan gambaran atau kualifikasi seseorang.
Dari segi penampilannya riwayat hidup tidak mempunyai bentuk standard. Riwayat hidup ditulis seperti karangan singkat, diawali oleh judul dan ditutup oleh rangkaian tanggal, tanda tangan dan nama. Sebenarnya riwayat hidup termasuk surat keterangan, dalam hal ini keterangan pribadi.

Data Pribadi
Yang perlu dicantumkan dalam data pribadi yang terpenting saja. Data pribadi dalam riwayat hidup meliputi nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, jati diri (nomor KTP) dan alamat (domisili pada saat melamar).
Adapun data lain seperti kewarganegaraan, suku bangsa, agama. tinggi dan berat badan pencatumannya supaya di sesuaikan dengan situasi dan kondisi. Jika pencantuman itu berdampak positif baru di cantumkan, tetapi apabila mubazir lebih baik tidka perlu di cantumkan.

Pendidikan
Cara penulisan riwayat pendidikan sebagai subjudul urutannya adalah sebagai berikut:
* Apabila pada subjudul hanya di tulis pendidikan, urutan penulisannya dapat terbalik, dimulai dari pendidikan tertinggi, lalu menurun ke tingak yang lebih rendah.
* Apabila pada subjudul ditulis riwayat pendidikan, maka urutan penulisannya harus dimulai dari yang lebih tinggi dan seterusnya, sebab kata riwayat mengandung pengertian chronologis.
* Apabila pernah mengikuti pendidikan nonformal disamping pendidikan formal, maka menulisnya pendidikan formal dahulu, kemudian diikuti pendidikan nonformal

Referensi by



Saturday, May 11, 2013



TUGAS SOFTSKIL 3

1.      LAPORAN
Pengertian       :
laporan ialah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yangberhubungan secara structural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan.Laporan tersebut sebagai bukti pertanggung jawaban bawahan/petugas tim/panitia kepadaatasannya atas pelaksanaan tugas yang diberikan.

Membedakan jenis laporan:
Susunan laporan formal
Laporan formal sama dengan proposal formal dalam hal panjang, susunan, dan nada serius.Menampilkan produk akhir dari investigasi dan analisis menyeluruh, menyajikan informasiberurut bagi pengambil keputusan dalam bisnis, industri, pemerintah, dan pendidikan.
Komponen Laporan Formal

Sampul
Laporan formal biasanya dijilid dengan kertas tebal untuk melindungi halamannya dan memberi kesan profesional.

Halaman Judul
Halaman judul laporan, dimulai dengan nama laporan yang diketik dalam huruf besar(Tanpa garis bawah dan tanda petik) kemudian disampaikan kepada, nama, posisi, dan organisasi individu yang menerima laporan. Di bawahnya disusun oleh dan nama penulis serta semua identifikasi yang perlu. Komponen terakhir dalam halaman judul adalah tanggal pengiriman (semua komponen setelah judul diketik dengan kombinasi huruf besar dan kecil).

Surat atau memo pengantar
Bertujuan untuk memberikan tinjauan singkat laporan formal, secara umum berfungsi untuk
Memberitahukan topik laporan dan mencritakan bagaimana laporan itu disahkan.
Menjelaskan proyek bersangkutan secara singkat.
Menyoroti temuan, kesimpulan, dan rekomendasi laporan.
Ditutup dengan apresiasi atas penugasan, instruksi untuk tindak lanjut pembaca,pemberitahuan bantuan dari pihak lain, atau tawaran untuk menjawab pertanyaan.
Daftar isi

Susunan informal
1. Laporan kunjungan, berisi:
a. Judul laporan
b. Tujuan
c. Waktu pelaksanaan
d. Hasil yang diperoleh

2. Laporan percobaan, berisi:
a. Judul percobaan
b. Pelaksanaan (waktu dan tempat)
c. Urusan kerja
d. Data yang diperoleh
e. Kesimpulan

3. Laporan diskusi, berisi:
a. Topik
b. Moderator
c. Penyaji
d. Jumlah peserta
e. Masalah yang dibicarakan
f. Pemecahan masalah
g. Kesimpulan

2.      Usulan Karya Tulis Ilmiah
Karya ilmiah adalah  laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Topic yang sesuai dengan bidang penelitian saya adalah mengenai STRATEGI PEMASARAN. Kenapa saya mengambil tema itu? Di karenakan saya senang berbisnis. Dengan mengetahui atau meneliti perusahaan ataupun para pengusaha dengan strategi mereka masing-masing itu akan menambah wawasan saya dalam memasarkan barang ataupun agar usaha saya bisa bertahan dari para pesaing yang setiap waktu bertambah.

Sumber-sumber:

Monday, April 22, 2013

DEFINISI HAKIKAT DAN CIRI KARANGAN ILMIAH

DEFINISI HAKIKAT DAN CIRI KARANGAN ILMIAH

Definisi karangan ilmiah menurut Brotowidjoyo (195:8-9), “Karya Ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodelogi penulisan yang baik dan benar”. Sementara menurut Eko Susilo, M. (1995:11), karangan ilmiah adalah suatu karangan atau tulisan yang diperoleh sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau keilmuannya.
Sementara itu, menurut Wikipedia bahasa Indonesia, karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
 
Ciri-ciri karangan ilmiah yaitu:
a. Sistematis, artinya mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya;
b. objektif, artinya pembahasan suatu hasil penelitian  sesuai dengan yang diteliti.;
c. cermat, tepat, dan benar;
d. tidak persuasif;
e. tidak argumentatif;
f.   tidak emotif;
g.  netral, artinya tidak mengejar keuntungan sendiri atau pihak tertentu;
h. tidak melebih-lebihkan sesuatu

TAHAPAN PENULISAN ILMIAH

A.    Tahap Persiapan
                            
ü  Menemukan masalah atau mengajukan masalah yang akan dibahas dalam penelitian (didukung oleh latar belakang, identifikasi masalah, batasan, dan rumusan masalah).
ü   Mengembangkan kerangka pemikiran yang berupa kajian teoritis
ü  Mengajukan hipotesis atau jawaban atau dugaan sementara atas penelitian yang akan dilakukan
ü   Metodologi (mencakup berbagai teknik yang dilakukan dalam pengambilan data, teknik   pengukuran, dan teknik analisis data)
                                            
B.     .Tahap Penulisan:
perwujudan tahap persiapan ditambah dengan pembahasan yang dilakukan selama dan setelah penulisan selesai. 
C.     Tahap Penyuntingan
dilakukan setelah proses penulisan dianggap selesai.


Tahapan Penulisan Ilmiah

1. Tahap Pemilihan Topik atau Pokok Bahasan
2. Tahap Pengumpulan Informasi dan Bahan
3. Tahap Evaluasi Informasi dan Bahan
4. Tahap Pengelolaan Pokok-pokok Pikiran
5. Tahap Penulisan
6. Tahap Penyuntingan
Lembar Pengesahan
Lembar pengesahan proposal skripsi berisi tanda tangan dan nama lengkap beserta gelar dari judul skripsi, pembuat, pembimbing dan penguji.
Abstrak
Abstrak adalah ringkasan singkat dari artikel penelitian, tesis, review, lanjutan konferensi atau setiap analisis mendalam tentang topik tertentu atau suatu disiplin, dan sering digunakan untuk membantu pembaca dengan cepat maksuda dan tujuan sebuah paper. 

Abstrak Ketika digunakan, selalu muncul pada awal naskah, bertindak sebagai titik-masuknya atau juga pendahuluan untuk setiap kertas akademik diberikan atau aplikasi paten. Abstrak dan indeks digunakan dalam disiplin ilmu yang ditujukan untuk menyusun paper, sastra untuk topik tertentu.
Daftar Isi
Merupakan daftar atau halaman yang ingin dibahas termasuk penomoran halaman pada makalah yang ingin dibuat. Tentunya pembuatan daftar isi ini juga harus sesuai dan dengan urutan yang sistematis.
Daftar Tabel
Merupakan kumpulan beberapa urutan tabel yang menunjang pembuatan tulisan/ karya ilmiah/ karangan. 
 

BAB 1 Pendahuluan

  • Latar belakang masalah.
  • Perumusan masalah.
  • Pembahasan/pembatasan masalah.
  • Tujuan penelitian.
  • Manfaat penelitian.

BAB II Kajian teori atau tinjauan kepustakaan

  • Pembahasan teori
  • Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan
  • Pengajuan hipotesis

BAB III Metodologi penelitian

  • Waktu dan tempat penelitian.
  • Metode dan rancangan penelitian
  • Populasi dan sampel.
  • Instrumen penelitian.
  • Pengumpulan data dan analisis data.

BAB IV Hasil Penelitian

  • Jabaran varibel penelitian.
  • Hasil penelitian.
  • Pengajuan hipotesis.
  • Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.

Sunday, March 10, 2013

Tugas Bahasa Indonesia

Pengertian penalaran :
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proporsi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).

Penalaran induktif :
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif. Contoh:
1. Jika dipanaskan, besi memuai.
2. Jika dipanaskan, tembaga memuai.
3. Jika dipanaskan, emas memuai.
4. Jika dipanaskan, platina memuai.

Penalaran deduktif :
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

Tuesday, October 16, 2012

PSIKOLOGI KONSUMEN

APA ITU PSIKOLOGI KONSUMEN


       Psikologi konsumen adalah suatu cabang ilmu pengetahuan psikologi, seperti layaknya cabang ilmu pengetahuan lainnya contoh yang paling jelas adalah ilmu ekonomi. menurut ilmu filsafat. Ilmu pengetahuan harus saling mengisi satu dengan yang lainnya agar bisa menjadi lebih  sempurna. Agar bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia khusunya di bidang ekonomi, seperti perdagangan. Dan bisa menjadi pelajaran bagi dunia pendidikan.
       Psikologi Konsumen disebut juga dengan perilaku konsumen karena fokus utama yang dipelajari adalah tentang perilaku konsumen. Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah individual dan lingkungan.

KAITANNYA DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMASARAN


Proses pengambilan keputusan dalam pemasaran di pengaruhi oleh beberapa faktor-faktor diantaranya
a) motif-motif membeli: jadi konsumen benar-benar membeli karena faktor kebutuhan.
b) harapan ekonomis: konsumen membeli karena harganya lebih ekonomis.
c) perkiraan permintaan produk dan jasa
d) citra produk tersebut: konsumen membeli produk tersebut di karenakan, produk tersebut sudah terjamin kualitasnya sejak dulu dan terpecaya

Sunday, October 7, 2012

perilaku konsumen




Pengertian Perilaku Konsumen
Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for, purchasing, using, evaluating, and disposing of products, services, and ideas they expect will satisfy they needs”. Pengertian tersebut berarti perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.

Faktor yang mempengaruhi pilihan konsumen sebagai berikut :
1. Konsumen individu : pilihan merk, kebutuhan konsumen, persepesi atas karakteristik merk dan sikap ke arah pilihan.
2. Pengaruh lingkungan : budaya dan kelas sosial
3. Marketing Strategy : variabel dimana pemasar mengendalikan usahanya dalam memberitahu dan mempengaruhu konsumen, barang, harga, periklanan, distribusi.

Konsumen merupakan seorang individu ataupun organisasi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi, mereka mungkin berperan sebagai initiator, influencer, buyer, payer atau user. Dalam konsep pemasaran kepuasan konsumen merupakan salah satu tujuan yang harus di capai. Kepuasan konsumen dengan menyediakan pelayanan yang baik, efektif dan lebih efisien. Kebutuhan, sikap dan perilaku konsumen mempengaruhi setiap aspek dari strategi pemasaran. Dalam strategi pemasaran yaitu : pendekatan, lakukan tes dan berikan deal terbaik.

Tentunya kita ingat dengan 5W + 1H :
1. WHY : mengapa mendapatkan atau jasa tersebut?
2. WHAT : berupa apa barang atau jasa tersebut ?
3. WHEN : kapan bisa di dapatkan barang atau jasa tersebut?
4. WHERE : dimana barang atau jasa tersebut bisa di dapatkan?
5. WHO : siapa yang mendapatkan barang atau jasa tersebut?
6. HOW : bagaimana barang atau jasa tersebut didapatkan?